
Gunungkidul, 26 September 2026 — Tim Pengabdian Masyarakat FK-KMK UGM dan Sinergi Sehat Indonesia menyelenggarakan PRA Tahap 5 sebagai pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) lanjutan dari tahap sebelumnya, sekaligus simulasi penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular, agar Tim Tanggap Terintegrasi siap merespons kasus serangan jantung secara terkoordinasi. Kegiatan ini diselenggrakan di Balai Dusun Kedungpoh Lor yang diikuti 32 peserta dari unsur warga, kader, dan undangan dengan tujuan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.

Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan Resusitasi Jantung Paru (RJP) lanjutan serta simulasi penanganan serangan jantung. Dipandu oleh dr. I Putu Eka Ganda Winata dan dr. Florantia Setya Nugroho, simulasi dilakukan tiga kali hingga peserta mampu menjalankan peran secara terkoordinasi dan berhasil melakukan uji coba pada percobaan ketiga.

Ke depan, tim berharap hasil pelatihan ini menjadi dasar penguatan sistem tanggap darurat berbasis komunitas. Selain kegiatan tersebut di akhir kegiatan Tim Pengabdian FKKMK dan Sinergi Sehat Indonesia memberikan penyerahan manekin untuk berlatih RJP, dan peta yang pernah didiskusikan oleh tim pengabdian masyarakat dan Sinergi Sehat Indonesia. Rencana tindak lanjut mencakup penyempurnaan program melalui masukan warga, peningkatan keterampilan kader kesehatan, serta pengembangan telekonseling di Padukuhan Kedungpoh Lor.